Jennie BLACKPINK tengah menjadi sorotan setelah sejumlah penggemar internasional meminta dirinya mengakhiri kerja sama dengan Adidas. Desakan tersebut muncul di tengah kontroversi terkait promosi Adidas Israel yang ramai dibahas di media sosial.
Jennie sendiri tidak diketahui terlibat langsung dalam promosi yang menuai kritik tersebut. Namun, hubungan Jennie dengan Adidas membuat unggahan kolaborasi mereka ikut dipenuhi komentar protes.
Kolaborasi Jennie BLACKPINK dengan Adidas Tuai Sorotan
Kontroversi ini muncul tidak lama setelah kolaborasi Jennie BLACKPINK dengan Adidas berkembang menjadi lebih besar. Baru-baru ini, Jennie memperkenalkan koleksi pertamanya bersama Adidas sebagai desainer.
Lewat proyek tersebut, Jennie tidak hanya berperan sebagai model atau duta merek. Ia juga terlibat dalam proses desain produk.
Adidas sebelumnya mengumumkan koleksi “adidas Originals by JENNIE” pada 28 Agustus. Koleksi itu menjadi proyek pertama Jennie sebagai co-designer bersama brand olahraga tersebut.
Selanjutnya, koleksi tersebut mulai dijual secara global pada 1 September. OA Entertainment juga membagikan foto kampanye kolaborasi Jennie dengan Adidas pada 7 September.
Dalam proyek tersebut, Jennie disebut ikut terlibat dalam desain produk dan proses pembuatan kampanye.
Seruan Boikot Adidas Ramai di Media Sosial
Di tengah peluncuran koleksi Jennie, promosi Adidas Israel mulai mendapat kritik secara online. Kritik tersebut ramai dibahas pada awal September.
Sejumlah aktivis pro-Palestina dan warganet kemudian menggunakan tagar #BoycottAdidas untuk menyampaikan penolakan terhadap perusahaan tersebut.
Karena hubungan Jennie dengan Adidas, namanya ikut terseret dalam perdebatan tersebut. Unggahan tentang kolaborasinya dengan Adidas bahkan dibanjiri komentar seperti “Free Palestine”.
Selain itu, sebagian warganet meminta Jennie menjauh dari Adidas. Mereka juga mendesaknya untuk mempertimbangkan kembali kerja sama dengan perusahaan tersebut.
Kontroversi Berawal dari Promosi Adidas Israel
Kontroversi tersebut sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan Jennie. Masalah bermula dari promosi Adidas Israel untuk layanan bernama “Single Shoe Service”.
Layanan ini memungkinkan pelanggan membeli satu sepatu saja. Program tersebut ditujukan, antara lain, bagi orang yang hanya membutuhkan satu sepatu.
Promosi itu menampilkan 11 atlet penyandang disabilitas. Namun, kemunculan Shalev Biton dalam kampanye tersebut kemudian memicu kritik.
Biton diketahui merupakan mantan anggota Pasukan Pertahanan Israel atau IDF. Ia dilaporkan kehilangan satu kakinya pada Mei 2021 setelah terkena serangan rudal antitank dari Jalur Gaza saat bertugas bersama Brigade Infanteri Nahal IDF.
Kehadiran Biton dalam iklan tersebut kemudian dipertanyakan oleh aktivis pro-Palestina. Mereka menyoroti penggunaan sosok mantan tentara Israel dalam promosi layanan yang berkaitan dengan kehilangan anggota tubuh.
Kritik itu juga muncul di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza. Banyak warga Palestina, termasuk anak-anak, dilaporkan mengalami kehilangan anggota tubuh akibat perang.
Akibatnya, kontroversi tersebut berkembang menjadi seruan untuk memboikot Adidas di media sosial.
Adidas Beri Tanggapan atas Kontroversi
Adidas kemudian memberikan tanggapan terkait promosi tersebut. Perusahaan menyatakan mengetahui bahwa gambar dalam promosi lokal di Israel telah menimbulkan kekhawatiran dan reaksi keras.
Adidas juga mengatakan bahwa promosi tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak tertentu. Perusahaan kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa terdampak.
Selain itu, Adidas menjelaskan bahwa promosi tersebut merupakan inisiatif terpisah dari tim lokal Adidas di Israel. Kampanye tersebut bukan bagian dari kampanye global yang diluncurkan oleh kantor pusat Adidas.
Fans Minta Jennie Pertimbangkan Kembali Kerja Sama
Kontroversi Adidas muncul bersamaan dengan perkembangan baru dalam hubungan profesional Jennie dengan brand tersebut. Kali ini, Jennie memiliki peran yang lebih besar sebagai co-designer.
Karena itu, sebagian penggemar internasional meminta Jennie mempertimbangkan kembali kerja samanya dengan Adidas. Mereka menilai hubungan yang semakin erat dengan brand tersebut membuat Jennie ikut mendapat sorotan dalam isu yang sedang berkembang.
Meski demikian, Jennie tidak diketahui terlibat langsung dalam promosi Adidas Israel yang menjadi sumber kontroversi.
Sementara itu, Jennie tetap menjadi salah satu figur global paling berpengaruh dari BLACKPINK. Selain aktivitas grup, ia juga memiliki karier solo dan dikenal luas di industri fashion.
Dengan basis penggemar internasional yang besar, isu yang berkaitan dengan brand yang bekerja sama dengannya dapat menyebar dengan cepat di media sosial.
Untuk saat ini, sorotan publik berfokus pada hubungan Jennie dengan Adidas serta bagaimana kolaborasi tersebut akan berkembang setelah munculnya seruan boikot.