
Rosé BLACKPINK baru-baru ini berbicara dengan majalah i-D tentang kariernya, musik, dan beberapa momen pribadi. Dalam wawancara ini, ia juga memberikan tanggapan singkat terhadap situasi yang sedang berlangsung antara NewJeans dan HYBE.
Rosé mengungkapkan bahwa dia telah tinggal di Los Angeles selama setahun terakhir untuk mengerjakan musik solonya. Dia berbagi bagaimana proses tersebut penuh dengan tantangan, termasuk perasaan kesepian akibat sering berpindah dari hotel ke Airbnb. “Saya bolak-balik dari hotel ke Airbnb, dan itu benar-benar kesepian. Banyak malam di mana saya menangis hingga tertidur,” ujarnya. Namun, Rosé menemukan pelipur lara dalam musik, menyebut proses album tersebut sebagai pengalaman yang sangat terapeutik. “Ini adalah satu-satunya tempat saya merasa waras. Ada hari-hari buruk ketika saya merasa membutuhkan pelukan itu lagi, karena musik memberi saya rasa aman.”
Saat membahas hubungannya dengan musik, pewawancara juga menyinggung konflik yang sedang berlangsung antara NewJeans dan HYBE. Ketika ditanya pendapatnya, Rosé hanya menggelengkan kepala dan menjawab, “Saya ingin membicarakan hal-hal yang positif. Saya sangat mencintai gadis-gadis itu.”

Sementara itu, perseteruan antara NewJeans dan HYBE dimulai pada bulan April, ketika HYBE memulai audit internal terhadap ADOR, anak perusahaan mereka yang dulunya dipimpin oleh Min Hee Jin. Audit tersebut menuduh bahwa Min Hee Jin berusaha untuk mengambil kendali penuh atas ADOR.
Perseteruan antara HYBE dan Min Hee Jin terus berlanjut selama berbulan-bulan hingga Min Hee Jin secara resmi diberhentikan sebagai CEO ADOR pada bulan Agustus. Setelah pemecatan Min Hee Jin, anggota NewJeans melakukan siaran langsung YouTube yang mengejutkan di mana mereka mengajukan ultimatum kepada HYBE, menuntut mereka untuk mengembalikan Min Hee Jin sebagai CEO.
Pada 13 November, NewJeans mengirimkan surat kepada ADOR yang menyatakan bahwa mereka pada akhirnya akan mengakhiri kontrak eksklusif mereka jika pelanggaran besar tidak diperbaiki dalam dua minggu.