
Pada 6 Desember, pengacara Lee Ji Hoon dari firma hukum Law & More menganalisis kasus hukum antara NewJeans dan agensi mereka, ADOR, melalui saluran YouTube-nya. Kelima anggota NewJeans telah mengajukan gugatan untuk membatalkan kontrak eksklusif mereka, sementara ADOR membalas dengan gugatan untuk mempertahankan keabsahan kontrak tersebut.
Lee Ji Hoon menjelaskan bahwa jika kontrak dibatalkan, NewJeans tidak dapat lagi menggunakan nama grup mereka karena hak cipta, merek dagang, dan kekayaan intelektual terkait dimiliki oleh ADOR. Ia menambahkan bahwa klaim NewJeans bahwa kontrak mereka telah berakhir belum tentu valid secara hukum, karena alasan yang mereka ajukan mungkin tidak cukup kuat.
Selain itu, pengacara Lee mengkritik pernyataan anggota NewJeans yang menyatakan tidak berniat membayar denda. Ia menyebut bahwa secara hukum, mereka tetap bertanggung jawab untuk membayar jika situasi tersebut mengharuskan.
Konflik ini pertama kali mencuat pada 28 November ketika NewJeans mengumumkan keinginan untuk mengakhiri kontrak mulai 29 November. Namun, ADOR menanggapi pada 5 Desember dengan menyatakan bahwa kontrak tidak dapat diputuskan sepihak.
Saat ini, NewJeans tetap aktif secara publik, termasuk tampil di konser Yoasobi pada 7 Desember. Namun, mereka memperkenalkan diri menggunakan nama pribadi, bukan nama grup. Pertarungan hukum ini masih berlanjut dan menarik perhatian publik serta industri hiburan.