
HYBE, perusahaan hiburan terkemuka Korea, kini tengah menghadapi kontroversi besar setelah rilis laporan internal yang mengkritik penampilan idola dari saingan mereka seperti SM, JYP, YG, dan perusahaan kecil lainnya. Laporan ini bocor selama audit di Majelis Nasional dan kontennya menyebar di komunitas online, memicu reaksi keras dari banyak pihak.
Salah satu hal yang paling mencolok dalam laporan tersebut adalah penilaian terhadap NewJeans, girl grup andalan HYBE. Artikel dari Dealsite menyebutkan secara kontroversial bahwa NewJeans dianggap “dapat digantikan,” dengan arti bahwa grup lain dari HYBE bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan mereka.
Kesuksesan NewJeans Sebelum Kontroversi
NewJeans telah menjadi grup yang sangat sukses sejak debutnya dengan lagu “Attention” dan “Hype Boy” pada Juli 2022, yang langsung menjadi hit besar dan menduduki posisi teratas di Melon. Mereka mencetak rekor sebagai grup debut yang sukses besar. Namun, perselisihan manajemen yang melibatkan ADOR, yang menaungi NewJeans, mulai berdampak pada citra mereka. Meskipun NewJeans melakukan comeback di Korea pada Mei dan debut di Jepang pada Juni, hasilnya tidak memenuhi ekspektasi.
Pada akhir Juni 2024, ADOR melaporkan penurunan laba bersih sebesar 5% dibandingkan tahun lalu, mencapai 11 miliar KRW (~7,9 juta USD). Pendapatan mereka diperkirakan akan turun lebih jauh karena tidak ada rencana comeback domestik pada paruh kedua tahun ini. Hal ini menandakan penurunan pertama sejak debut NewJeans.

Penurunan Reputasi Merek NewJeans
Setelah sengketa manajemen yang dimulai pada April, reputasi merek NewJeans mengalami penurunan signifikan. Minji yang sebelumnya menduduki peringkat pertama dalam reputasi merek, bersama Hanni di peringkat 26, kini turun ke peringkat 10 pada April, peringkat 29 pada Mei, dan 48 pada Juni. Pada September, NewJeans bahkan tidak masuk dalam daftar 50 besar.
Seorang perwakilan industri IB menyatakan bahwa penurunan reputasi merek ini akan berdampak pada kegiatan mereka di masa depan, yang berujung pada penurunan profitabilitas yang tak terhindarkan.
Keyakinan HYBE terhadap Grup Lain
Meski mengalami penurunan, HYBE tetap menunjukkan keyakinan karena mereka memiliki grup idola lain yang sukses, seperti BTS, TXT, ENHYPEN, BOYNEXTDOOR, dan lainnya. Artikel di DealSite mencatat bahwa BTS akan kembali pada 2025 setelah anggota-anggota mereka selesai dengan wajib militer. Selain itu, grup-grup rookie seperti TXT dan ENHYPEN menunjukkan hasil yang impresif, dengan penjualan album yang terus meningkat. ENHYPEN dan BOYNEXTDOOR masing-masing mencatatkan kenaikan penjualan album sebesar 30% dan 22% pada tahun ini.
ILLIT, grup debut yang baru-baru ini melampaui 400 juta aliran di Spotify, dan KATSEYE, yang memfokuskan diri di pasar Amerika Utara, juga menunjukkan prestasi yang luar biasa.
Protes dari Netizen Korea
Artikel ini memicu reaksi keras di kalangan netizen Korea. Banyak yang merasa bahwa NewJeans tidak bisa digantikan oleh grup lain. Mereka menilai artikel tersebut sangat rendah dan mengkritik HYBE yang beranggapan NewJeans bisa digantikan. Netizen juga menyatakan kekecewaan mereka dan menyarankan agar HYBE membebaskan NewJeans jika mereka merasa bisa menggantikan grup tersebut.
Beberapa komentar dari netizen mengatakan, “Bagaimana bisa artikel ini keluar?”, “Artikel ini dibayar oleh HYBE,” dan “Kalau HYBE berpikir NewJeans bisa digantikan, biarkan saja mereka pergi.”
Kesimpulan
Kontroversi ini menunjukkan ketegangan yang ada dalam dunia hiburan K-pop, terutama terkait dengan pengelolaan artis dan citra merek. Netizen merasa bahwa NewJeans memiliki tempat yang tidak tergantikan di industri, meskipun ada perubahan dalam dinamika di dalam perusahaan mereka. Sementara itu, HYBE tetap percaya diri dengan artis-artis lainnya yang menunjukkan potensi besar.