
Situasi antara NewJeans (atau “Jeanz”) dan agensi mereka, ADOR, menarik perhatian karena konflik terkait kontrak eksklusif dan aktivitas independen grup tersebut. Konflik ini semakin memanas setelah grup membuka akun media sosial baru tanpa persetujuan ADOR, yang menjadi pusat perhatian media dan penggemar.
Pada 18 Desember, ADOR merilis pernyataan resmi yang menekankan bahwa grup tersebut sudah memiliki saluran komunikasi resmi dengan penggemar. Mereka mengingatkan bahwa akun media sosial baru yang dibuat tanpa konsultasi sebelumnya bertentangan dengan kontrak eksklusif yang berlaku. ADOR juga mengungkapkan kekhawatiran atas kemungkinan masalah hukum yang timbul akibat aktivitas independen melalui akun tersebut, mengingat dampaknya terhadap hubungan dengan pengiklan dan pihak ketiga.
Pada 14 Desember, Jeanz membuka akun media sosial baru dengan nama “jeanzforfree.” Mereka aktif membagikan konten di balik layar dan berinteraksi dengan penggemar, yang dianggap sebagai tanda independensi. Sebelumnya, pada 29 November, Jeanz mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif mereka dengan ADOR melalui konferensi pers. Namun, ADOR menggugat untuk mengkonfirmasi keabsahan kontrak tersebut.
Jeanz juga menunjukkan sikap independen dalam berbagai aktivitas publik. Pada 7 Desember, mereka tidak menggunakan nama “NewJeans” saat tampil sebagai bintang tamu di konser YOASOBI di Korea. Hal serupa terjadi dalam pemotretan untuk Vogue Korea, di mana hanya nama individu anggota yang dicantumkan.
Konflik ini menyoroti dinamika rumit antara artis dan agensi, terutama mengenai hak atas nama grup dan aktivitas independen. Langkah Jeanz membuka akun baru dapat dilihat sebagai upaya untuk mendekatkan diri pada penggemar, tetapi juga menimbulkan risiko hukum yang signifikan.