
Kekhawatiran muncul karena konser yang menampilkan beberapa artis K-pop, termasuk aespa, BOYNEXTDOOR, ENHYPEN dan &TEAM, akan tetap berlangsung sesuai rencana meskipun gempa berkekuatan 7,6 skala Richter menghantam Jepang beberapa hari yang lalu.
Pada tanggal 1 Januari, KROSS mengumumkan bahwa mereka memutuskan untuk melanjutkan konser pada tanggal 2 Januari setelah mempertimbangkan dengan matang. Namun, pihak penyelenggara menambahkan bahwa jika terjadi gempa bumi di Prefektur Aichi, acara dapat dibatalkan atau ditunda.
Lokasi konser yang terletak di Nagoya, berjarak 250 kilometer (155,3 mil) dari Prefektur Ishikawa, tempat terjadinya gempa bumi pada tanggal 1 Januari.
Sementara itu, gempa berkekuatan 7,6 skala Richter menghantam Prefektur Ishikawa di pesisir barat Jepang pada Senin sore, mengakibatkan 20 orang meninggal dunia. Dilaporkan bahwa pemerintah Jepang memerintahkan lebih dari 97.000 orang di sembilan prefektur yang berdekatan dengan wilayah tersebut untuk mengungsi. Menurut NHK, lebih dari 140 gempa susulan dengan kekuatan lebih dari 2 SR telah terdeteksi hingga berita ini ditulis.