Home KpopKasus Hak Cipta G-Dragon: KOMCA Bantah Isu Penggerebekan

Kasus Hak Cipta G-Dragon: KOMCA Bantah Isu Penggerebekan

by PDaebak
107 views

Asosiasi Hak Cipta Musik Korea (KOMCA) resmi membantah kabar penggerebekan dan penyitaan terkait kasus hak cipta G-Dragon yang menyeret Yang Hyun Suk dan komposer ‘A’. Dalam pernyataannya, KOMCA menegaskan bahwa laporan tersebut bohong dan tidak pernah terjadi di lapangan.

Akar Masalah dalam Kasus Hak Cipta G-Dragon

  • Komposer ‘A’ mengklaim dirinya sebagai pencipta lirik dan musik lagu G-Dragon (2001) yang rilis di album kompilasi hip-hop tahun 2001.
  • Pada 2010, G-Dragon membawakan ulang lagu tersebut di album konser live dengan judul I’m 13 (versi remake).
  • Menurut KOMCA, nama ‘A’ tetap tercatat sebagai pencipta lagu di versi remake, sedangkan G-Dragon tidak dikreditkan sebagai penulis dan tidak pernah menerima royalti.

KOMCA: Gugatan Tidak Berdasar

KOMCA membantah keras tuduhan yang menyebut adanya pelanggaran hak cipta oleh G-Dragon:

  • Tidak ada penggerebekan yang dilakukan pihak berwenang, seperti diberitakan media.
  • G-Dragon tidak pernah mengklaim hak cipta atau mendapat keuntungan finansial dari lagu tersebut.
  • Perubahan judul menjadi G-Dragon (2021) hanya untuk membedakan dari lagu lain yang memiliki judul serupa.

Polisi Tetap Lanjutkan Investigasi Kasus Hak Cipta G-Dragon

Meskipun KOMCA sudah meluruskan kabar hoax, Polisi Mapo-Seoul tetap memeriksa kebenaran gugatan komposer ‘A’. Publik kini menunggu apakah klaim tersebut memiliki bukti kuat atau hanya upaya memancing sensasi.

Reaksi Netizen dan Dampak pada Industri Musik

Sejumlah netizen mempertanyakan mengapa komposer baru menggugat setelah lebih dari 20 tahun lagu itu dirilis. Kasus ini dinilai menjadi pengingat bahwa sengketa hak cipta bisa muncul kapan saja, bahkan puluhan tahun setelah perilisan.

Bila terbukti gugatan tidak berdasar, kasus ini dapat merusak reputasi pihak yang menggugat serta memperburuk kepercayaan publik terhadap berita hiburan yang belum diverifikasi.

Banyak netizen mempertanyakan mengapa komposer baru mengajukan gugatan setelah lebih dari 20 tahun lagu itu dirilis. Sebagian juga menilai pemberitaan palsu hanya memperburuk reputasi pihak yang menggugat.

You may also like