
Kingdom
Dalam orisinal drama Netflix ini (sekarang ada dua musim, yang ketiga sedang dalam perjalanan) berlatar era Joseon, raja secara misterius terserang penyakit aneh dan dianggap mati. Putra Mahkota Lee Chang (Ju Ji-hoon) mencoba untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan ayahnya, hanya untuk dikunci dari istana oleh ibu tirinya yang haus kekuasaan dan ayahnya, yang bersekongkol untuk merahasiakan kondisi raja sampai mereka dapat mengamankan cengkeraman mereka di atas takhta (dengan menyingkirkan Lee Chang, salah satunya). Ternyata raja tidak mati—dia berubah menjadi zombie pemakan daging. Wabah mulai menyebar ke seluruh kerajaan dan terserah pada Putra Mahkota untuk menyelamatkan rakyatnya—dan mengungkap konspirasi jahat di balik perebutan kekuasaan ibu tirinya. Ini seperti Game of Thrones plus The Walking Dead, tetapi berlatar di Korea abad ke-17. Dan seperti pertunjukan-pertunjukan itu, Kingdom bertanya: dapatkah orang menjadi lebih mengerikan daripada zombie yang memburu mereka? Ya.
Itaewon Class
Pertama, Park Sae-ro-yi (Park Seo-joon) dikeluarkan karena meninju seorang pengganggu sekolah, yang kebetulan adalah putra dari pemilik konglomerat makanan Jangga Group yang sangat kuat. Kemudian dia kehilangan ayahnya dalam kecelakaan tabrak lari, di mana pengemudi yang sembrono itu—siapa lagi?—pengganggu kaya yang sama. Setelah hampir memukuli pembunuh ayahnya sampai mati, Sae-ro-yi dikirim ke penjara selama tiga tahun. Setelah dibebaskan, ia bersumpah untuk menjatuhkan perusahaan makanan kuat yang menghancurkan hidupnya dengan membuka sebuah bar di lingkungan Itaewon Seoul dengan tujuan mengubahnya menjadi waralaba. Kisah underdog ini mendapat nilai tinggi untuk pemeran karakternya yang beragam — karyawan bar termasuk seorang wanita transgender, seorang Guinea-Korea, mantan gangster, dan sosiopat — dan penggambaran kesulitan mereka dalam mencoba masuk ke dalam masyarakat yang jarang baik kepada orang luar.
24 Drama Korea Terbaik Yang Bisa Kamu Tonton Di Netflix Part 7 (19-21)
When the Camellia Blooms
Drama tentang seorang wanita (Gong Hyo-jin) pindah ke kota kecil bersama putranya yang masih kecil dan membuka sebuah bar. Dia menghadapi ejekan terus-menerus dari para wanita desa, pertama karena menjadi ibu tunggal (juga subjek tabu lainnya di Korea) dan juga untuk mencari nafkah dengan menyajikan alkohol, kebanyakan untuk pria. Tidak semua orang tidak senang dengan kedatangannya—seorang petugas polisi setempat (Kang Ha-neul) langsung kepincut. Terlepas dari gaya rom-com acara. Diselingi dengan penggambaran yang sangat mengharukan tentang hubungan protagonis dengan putranya, itu juga merupakan bagian dari thriller. Ada seorang pembunuh berantai yang berkeliaran dan dia akan menjadi korban berikutnya kecuali pengagumnya menangkapnya terlebih dahulu.
Tetap disini untuk update selanjutnya!