Home KpopBand Jepang Super Climbing Club Minta Maaf Soal Tuduhan Jiplak Lagu Hit Kim Kwang Seok ‘When the Wind Rises’ dari Tahun 1994

Band Jepang Super Climbing Club Minta Maaf Soal Tuduhan Jiplak Lagu Hit Kim Kwang Seok ‘When the Wind Rises’ dari Tahun 1994

by PDaebak
78 views

Sebuah band indie Jepang lagi dikecam gegara dituduh jiplak lagu hit tahun 1994 karya legenda folk Korea, Kim Kwang Seok.

Baru-baru ini, muncul tuduhan plagiarisme terhadap band Jepang Super Climbing Club (スーパー登山部) dan singel terbaru mereka yang berjudul “Stroll”, yang dikarang oleh anggota band Oda Tomoyuki. Banyak netizen, termasuk dari Korea dan Jepang, nyebutin kemiripan lagu itu sama lagu Kim Kwang Seok yang rilis tahun 1994, “When the Wind Rises”.

Pas kritikan soal kemiripan lagu mereka sama lagu hits folk Korea itu makin jadi, Super Climbing Club akhirnya keluarin permintaan maaf resmi lewat YouTube:

“Kami ngucapin terima kasih banget buat semua kritikan soal lagu terbaru kami, ‘Stroll’.
Berkat komentar kalian, kami akhirnya dengerin lagu ‘When the Wind Rises’ karya Kim Kwang Seok buat pertama kalinya. Kami juga kaget begitu liat betapa miripnya dua melody lagu ini.
Banyak yang bilang kalo itu lagu yang sangat terkenal di Korea, tapi kami nyesek ngakuin kalo kami emang ga tau soal lagu itu pas nulis lagu kami. Awalnya kami bikin melody ‘Stroll’ dengan bayangan jalan-jalan di gunung, tapi ujung-ujungnya malah jadinya mirip banget sama lagu lain. Kami sadar dan nerima betapa seriusnya situasi ini.
Kami nulis ‘Stroll’ sambil mikirin suasana jalan-jalan di gunung dan alam, serta dampaknya yang bikin hati dan hidup jadi lebih berarti.
Lewat kejadian ini, kami bukan cuma tau masterpiece Korea yang sebelumnya kami ga tahu, tapi juga kekuatan musik yang nyambungin orang lintas negara.
Kami bakal seneng banget kalo pendengar, bukan cuma di Jepang tapi juga di Korea, bisa nerima musik kami dengan lapang dada.
Dengan hormat buat masterpiece-nya Kim Kwang Seok, kami bakal lebih hati-hati ke depannya.
Terus, versi Korea dari pernyataan ini kami bikin pake alat terjemah, jadi mungkin ada kesalahan dan kurang pas secara grammar. Mohon dimaklumi ya.
Makasih buat semua masukan berharganya.”

Kalian bisa bandingin kedua lagunya di bawah ini.

You may also like