Home KpopAHOF Tunjukkan Pertumbuhan dan Emosi Lewat Mini Album Kedua ‘The Passage’

AHOF Tunjukkan Pertumbuhan dan Emosi Lewat Mini Album Kedua ‘The Passage’

by PDaebak
122 views

Tanggal 4 November kemarin, boy group AHOF yang beranggotakan Steven, Seo Jungwoo, Cha Woonggi, Zhang Shuaibo, Park Han, JL, Park Juwon, Zuen, dan Daisuke resmi comeback lewat showcase untuk mini album kedua mereka, ‘The Passage’.

Album “The Passage” ini rilis sekitar empat bulan setelah mini album debut mereka, ‘WHO WE ARE’, yang keluar pada Juli lalu. Dalam album baru ini, AHOF menghadirkan lima lagu yang penuh makna, termasuk lagu utama “Pinocchio Hates Lies.”

Lanjutan Cerita Tentang Masa Muda AHOF

Kalau di album debut mereka “WHO WE ARE”, AHOF menampilkan sisi “anak muda yang sedang berkembang” — belum sempurna tapi penuh potensi — maka lewat “The Passage,” mereka melanjutkan kisah itu.
Album ini menggambarkan perjalanan dari remaja menuju dewasa, dengan cerita yang lebih matang, emosional, dan realistis.

Para member berani menghadapi momen penuh kebingungan, kecemasan, dan ketidakpastian di fase transisi hidup mereka. Lewat lagu-lagu di album ini, mereka memperlihatkan proses menemukan jati diri yang jujur dan apa adanya — sesuatu yang mereka sebut sebagai “masa muda yang mentah” (raw youth).

Tracklist dengan Cerita yang Menyatu

Susunan lagu di album ini dibuat mengalir dengan emosi yang kuat.
Lagu pembuka “AHOF, The Beginning of the Shining Number (Intro)” merupakan versi panjang dari outro di album sebelumnya. Lagu ini diubah dari sekadar narasi jadi lagu penuh makna — simbol kelanjutan perjalanan AHOF.

Berikut daftar lagunya:

  1. AHOF, The Beginning of the Shining Number (Intro) – versi baru dari outro sebelumnya yang lebih emosional.
  2. Run at 1.5x Speed – lagu enerjik penuh semangat muda.
  3. Pinocchio Hates Lies – lagu utama yang menggambarkan keinginan untuk tetap jujur meski hati sedang bergejolak.
  4. So I’ll Never Lose You Again – lagu spesial untuk fans FOHA, berisi janji untuk selalu terhubung.
  5. Sleeping Diary (Outro) – penutup album yang lembut dengan janji akan kisah selanjutnya.

Setiap lagu saling terhubung, menciptakan alur cerita yang terasa seperti dongeng modern tentang masa muda AHOF.

Evolusi Kreatif AHOF

Selain dari sisi konsep, “The Passage” juga menunjukkan perkembangan AHOF sebagai musisi.
Kalau di album debut hanya Cha Woonggi yang menulis lirik lagu utama, kali ini Steven, Cha Woonggi, dan Park Han ikut ambil bagian sebagai penulis lirik. Ini jadi bukti kalau mereka semakin terlibat secara kreatif dan makin serius menekuni dunia musik.

Lagu “AHOF, The Beginning of the Shining Number (Intro)” mencatat Steven sebagai penulis utama, sementara fan song “So I’ll Never Lose You Again” ditulis bareng Steven, Cha Woonggi, dan Park Han sebagai bentuk cinta untuk FOHA, fandom AHOF.

AHOF, Monster Rookie yang Siap Bersinar

Lewat “The Passage,” AHOF berhasil menampilkan pertumbuhan mereka dari segi visual, performa, dan musikalitas.
Album ini jadi bukti kalau AHOF bukan sekadar grup baru, tapi “monster rookie” yang punya potensi besar di generasi K-pop mendatang.

Dengan energi muda dan pesan yang tulus, AHOF siap melangkah lebih jauh di industri musik Korea maupun global.

You may also like