
Baru-baru ini, netizen Korea kembali panas-panasin bahas kontroversi lagu K-pop yang diduga punya double meaning seksual. Fokusnya? Dua lagu hits tahun 2015: “Ice Cream Cake” (Red Velvet) dan “Like Ooh-Ahh” (TWICE).
Apa Sih yang Dipermasalahin?
Fans internasional udah lama curiga kalo lirik lagu ini punya hidden meaning. Contohnya:
- Red Velvet – “Ice Cream Cake”:
“Please give me that sweet taste, ice cream cake”
“Kiss me before it melts”
Banyak yang nebak ini metafora buat aktivitas dewasa, meski dibungkus konsep manis dan ceria. - TWICE – “Like Ooh-Ahh”:
“Make me like ooh-ahh”
Banyak yang nganggep lirik ini terlalu suggestive, apalagi dengan nada menggoda.
Reaksi Netizen Korea: Ada yang Setuju, Ada yang Nggak
Beberapa netizen Korea setuju kalo liriknya emang bisa dibaca sexy, tapi banyak juga yang bilang ini cuma interpretasi berlebihan. Beberapa komentar mereka:
- “Dulu juga udah ramein ini!”
- “Lagu TWICE itu emang jelas sexy sih.”
- “Ini mah udah lama banget, ngapain dibahas lagi?”
- “Kalau ‘Ice Cream Cake’ kan cuma soal ciuman, masa nggak boleh?”
- “Masalahnya tuh kalo membernya masih underage nyanyiin lagu ginian.”
- “Produser sekarang kayanya udah lebih hati-hati sih.”
- “Aku baru tau ‘Ice Cream Cake’ ada makna gitu wkwk.”
- “Bukan cuma dua lagu ini, banyak lagu K-pop yang kayak gini!”
Masalah yang Lebih Besar
Banyak netizen nyorotin komersialisasi konsep sexy di girl group K-pop, apalagi kalo membernya masih di bawah umur. Beberapa netizen juga ngingetin lagu-lagu lain yang lebih explicit kayak:
- EXID (“Up & Down”)
- SISTAR (“Touch My Body”)
- NewJeans (“Cookie”)
Kesimpulan
Sebenernya, tergantung cara lo dengerinnya. Ada yang nggak kepikiran sama sekali, ada juga yang langsung nangkap maksud tersembunyinya. Tapi yang pasti, kontroversi kayak gini selalu ada di K-pop—dulu, sekarang, dan mungkin nanti juga bakal terus ada.
Gimana pendapat lo? Komen di bawah! 😏🔥
#Kpop #RedVelvet #TWICE #KpopControversy #NetizenKorea